<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Cah Sant Persikmania Bocer Arga</title>
	<atom:link href="http://cahsant.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://cahsant.wordpress.com</link>
	<description>Bersama Kita Meraih Cita-Cita Mulia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 29 Jan 2008 04:44:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='cahsant.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Cah Sant Persikmania Bocer Arga</title>
		<link>http://cahsant.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://cahsant.wordpress.com/osd.xml" title="Cah Sant Persikmania Bocer Arga" />
	<atom:link rel='hub' href='http://cahsant.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Pentingnya Buku Pelajaran</title>
		<link>http://cahsant.wordpress.com/2008/01/29/pentingnya-buku-pelajaran/</link>
		<comments>http://cahsant.wordpress.com/2008/01/29/pentingnya-buku-pelajaran/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Jan 2008 04:00:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cahsant</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahsant.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Pentingnya Buku Pelajaran dalam Proses Pembelajaran Buku pelajaran memiliki peran penting dalam sistem pendidikan (nasional). Buku merupakan salah satu komponen dalam proses kegiatan belajar mengajar. Hal tersebut dirasakan manfaatnya oleh Diah Wahyu Fitria Rahmawati, siswa kelas 6 SDS Trisula I Jakarta. Menurutnya, manfaat buku pelajaran, yaitu untuk menambah pengetahuan, misalnya untuk mengetahui perkembangan atau peristiwa-peristiwa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cahsant.wordpress.com&amp;blog=2651405&amp;post=4&amp;subd=cahsant&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span id="more-4"></span><b><u><span style="font-size:24pt;font-family:'Arial Unicode MS';color:#333333;">Pentingnya Buku Pelajaran dalam Proses Pembelajaran</span></u></b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-size:8.5pt;font-family:Verdana;color:#333333;"><!--[if gte vml 1]&amp;gt;                                                  &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="///C:/DOCUME%7E1/Poltek/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.jpg" alt="medium_bukuryd.jpg" height="185" width="300" /><!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:8.5pt;font-family:Verdana;color:#333333;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:3.75pt 0;"><span style="color:#333333;">Buku pelajaran memiliki peran penting</span><!--more--><span style="color:#333333;"> dalam sistem pendidikan (nasional). Buku merupakan salah satu komponen dalam</span><span style="color:#333333;"> proses kegiatan belajar mengajar. </span><span style="color:#333333;">Hal tersebut dirasakan manfaatnya oleh Diah Wahyu Fitria Rahmawati, siswa kelas 6 SDS Trisula I Jakarta. Menurutnya, manfaat buku pelajaran, yaitu untuk menambah pengetahuan, misalnya untuk mengetahui perkembangan atau peristiwa-peristiwa yang terjadi.</span><!--more--><span style="color:#333333;"> Meskipun demikian, tampaknya tidak semua pengetahuannya tercakup dalam buku pelajaran. Karenanya, selain memiliki buku pelajaran, menurut Inu, sapaan akrabnya, ia pun membuat catatan-catatan yang menurutnya di buku tidak ada.</span></p>
<p>Kemanfaatan buku pelajaran dibenarkan pula oleh Tami, siswi SMP Labschool Rawamangun Jakarta Timur. “Manfaat buku pelajaran adalah untuk menambah ilmu, dalam pengertian dari tidak tahu menjadi tahu, agar mendapat nilai bagus ketika ulangan, dan dapat menjawab pertanyaan dari guru,” ungkapnya beralasan.</p>
<p>Pentingnya buku pelajaran ditanggapi pula oleh Budi, orang tua murid. “Pasti sangat penting,” ujarnya bersemangat. Menurutnya, apalah pengetahuan kami (baca: masih kurang, <i>red</i>.) kalau tidak dibantu dengan buku. “Oleh karena itu, memilih buku yang baik sangat menentukan hasil belajar dari anak-anaknya,” ungkapnya menjelaskan.</p>
<p>Bagi orang tua murid yang tinggal di Percetakan Negara ini, dengan adanya buku pelajaran sangat membantu dirinya. “Saya tidak mengerti kurikulum itu apa, dan apa yang harus diajarkan, serta berapa lama waktunya,” katanya beralasan tentang manfaat buku pelajaran. Jadi, menurutnya, buku menjadi patokan orang tua untuk mengajari, membantu belajarnya, atau mengukur tingkat keberhasilannya.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin:3.75pt 0;"><b><span style="color:#333333;">Buku Teks Jangan Hanya Jadikan Patokan</span></b><span style="color:#333333;"><br />
<!--[if !supportLineBreakNewLine]--><br />
<!--[endif]--><b></b></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:3.75pt 0;"><span style="color:#333333;">Tidak dapat disangkal lagi bahwa baik oleh siswa maupun orang tua siswa, buku pelajaran masih dijadikan patokan. Begitu pun dengan guru. Menurut Deden E. Ariffan, ukuran untuk guru-guru di Indonesia masih berpatokan dengan buku teks. “Keberadaan buku teks sangat membantu, tetapi jangan sampai terjadi guru hanya berpatokan pada buku tersebut,” ujar guru SMA yang mengajar Antropologi di Labschool Rawamangun Jakarta Timur ini menambahkan. Padahal, tambahnya lagi, guru dapat mencari bahan rujukan dari sumber aslinya, yaitu dengan melihat daftar pustaka pada buku teks. Nantinya, katanya, guru akan mendapatkan ilmu-ilmu baru yang tidak didapatkan dalam buku pelajaran tersebut.</span></p>
<p>Lalu, bagaimana gambaran ideal sebuah buku pelajaran? Moh. Yasin, dosen UI, menjelaskan bahwa kita harus melihat dari tujuan pendidikan itu sendiri. Namun demikian, menurutnya, Departemen Pendidikan Nasional sebagai badan yang berkompeten dirasa belum mempunyai tujuan yang jelas. “Tidak adanya kesinambungan antara SMP, SMU, dan universitas,” ungkap staf pengajar di FEUI ini.</p>
<p>Menyinggung buku-buku pelajaran yang diterbitkan oleh penerbit swasta, Deden melihat masih ada kekurangannya. Ia melihat bahwa buku pelajaran, penekanannya lebih kepada apa yang disebut intelektual atau akal yang disebut kecerdasan intelektual. Jadi, menurutnya, tidak menyentuh kepada hal-hal yang bersifat emosional, mampu menggugah sosial anak, dan mampu menggugah potensi spiritual anak. “Ini kemudian yang menyebabkan buku-buku pelajaran tidak terlalu menarik karena hanya memuat materi dengan sangat padat dan tidak ada ekspresi untuk anak harus melakukan apa terhadap buku tersebut,” ujarnya menjelaskan.</p>
<p>Sementara dari segi desain, masih menurut Deden, buku-buku sekarang sudah lebih baik, artinya sudah mulai ada <i>setting</i> atau pengaturan warna buku meskipun diakuinya bahwa jika dibandingkan dengan buku-buku dari luar kita masih ketinggalan, dalam arti selain buku-buku itu menarik, juga penuh dengan ilustrasi-ilustrasi yang mampu menimbulkan imajinatif anak.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:3.75pt 0;" align="center"><span style="color:#333333;"><br />
</span><span style="font-size:8.5pt;font-family:Verdana;color:#333333;"><!--[if gte vml 1]&amp;gt;   &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="///C:/DOCUME%7E1/Poltek/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image003.jpg" alt="medium_gunbel.jpg" height="216" width="360" /><!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:3.75pt 0;"><span style="font-size:8.5pt;font-family:Verdana;color:#333333;"><br />
</span><span style="color:#333333;">Hal senada diungkapkan pula oleh Lili Nurlaili, staf teknik Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pendidikan Nasional. Menurut Lili, pada umumnya, secara garis besar, terutama para penerbit besar, buku-bukunya sudah bagus, artinya sudah memenuhi sesuai dengan target kurikulum. Namun demikian, menurutnya, buku-buku tersebut masih kurang lengkap, yakni dalam penilaiannya sebagaimana tuntutan kurikulum ( <i>project and product</i> dan <i>paper and pencil</i>). “Kalau <i>paper and pencil</i> semua buku sudah sudah canggih, bagaimana <i>item</i> soalnya, dan seterusnya sudah bagus,” ungkapnya, sambil menambahkan, hanya <i>project and product</i> belum. “Mereka membuat seperti mari lakukan dan seterusnya, tetapi setelah itu anak-anak tidak di-<i>guideline</i> seperti apa melakukan wawancara, kemudian stamp pertanyaannya seperti apa dan kepada siapa audiensnya,” jelasnya. Jadi artinya, ia melanjutkan, tahapan-tahapan yang <i>paper and pencil</i> dan <i>project</i>, serta seperti apa portofolio itu kurang jelas.</span></p>
<p>Ia mencontohkan, “Lakukanlah wawancara atau lakukanlah observasi, tidak diberi lagi seperti apa mereka lakukan observasi, kemudian arahannya seperti apa, kemudian kalau targetnya sudah tercapai sebenarnya yang dinilai dalam observasinya itu apa, di dalam wawancaranya itu apa.” Secara sederhananya ia menunjukkan dalam diskusi sering melihatnya diskusikanlah ini dan diskusikanlah itu, tetapi anak-anak tidak tahu diskusi yang benar itu seperti apa. “Misalnya saling menghargai, mau menerima pendapat teman, tidak mendominasi pembicaraan, itu tidak diberikan pengarahan seperti itu sehingga akhirnya diskusi itu lepas begitu saja, dan terkadang guru juga tidak memperhatikan bagaimana arahan diskusi yang baik dan benar tersebut,” sesalnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin:3.75pt 0;"><span style="color:#333333;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:3.75pt 0;"><span style="color:#333333;"></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/cahsant.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/cahsant.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/cahsant.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/cahsant.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/cahsant.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/cahsant.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/cahsant.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/cahsant.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/cahsant.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/cahsant.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/cahsant.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/cahsant.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/cahsant.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/cahsant.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/cahsant.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/cahsant.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cahsant.wordpress.com&amp;blog=2651405&amp;post=4&amp;subd=cahsant&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahsant.wordpress.com/2008/01/29/pentingnya-buku-pelajaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/614a71cd8c5e37a7af5702b62ddc019d?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">cahsant</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="/DOCUME%7E1/Poltek/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">medium_bukuryd.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="/DOCUME%7E1/Poltek/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image003.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">medium_gunbel.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berita Duka</title>
		<link>http://cahsant.wordpress.com/2008/01/29/berita-duka/</link>
		<comments>http://cahsant.wordpress.com/2008/01/29/berita-duka/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Jan 2008 03:59:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cahsant</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahsant.wordpress.com/2008/01/29/berita-duka/</guid>
		<description><![CDATA[Kopassus Jaga Makam 7 Hari Keluarga Pak Harto Berlalu, Giribangun Hujan Deras KARANGANYAR &#8211; Pak Harto, jenderal besar, sudah tidur panjang di tempat peristirahatan terakhirnya. Prosesi pemakamannya dilakukan dengan upacara militer level tertinggi. Bahkan, prosesi pemakaman paling agung dan paling terhormat yang pernah ada di negeri ini. Upacara dipimpin langsung oleh Presiden SBY. Petugas perwira [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cahsant.wordpress.com&amp;blog=2651405&amp;post=6&amp;subd=cahsant&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><b><font face="Times New Roman, Times, serif" size="4">Kopassus Jaga Makam 7 Hari  </font></b><br />
<img src="http://www.jawapos.co.id/images/1201543090b" alt="Enam putra-putri Soeharto beserta cucu dan kerabat menabur bunga di peti mati Pak Harto menjelang penimbunan dalam pemakaman di Astana Giribangun, Karanganyar, Jawa Tengah (28/1). " /><br />
<font face="Arial" size="2"><br />
Keluarga Pak Harto Berlalu, Giribangun Hujan Deras<br />
KARANGANYAR &#8211; Pak Harto, jenderal besar, sudah tidur </font><span id="more-6"></span><font face="Arial" size="2">panjang di tempat peristirahatan terakhirnya. Prosesi pemakamannya dilakukan dengan upacara militer level tertinggi. Bahkan, prosesi pemakaman paling agung dan paling terhormat yang pernah ada di negeri ini.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Upacara dipimpin langsung oleh Presiden SBY. Petugas perwira tinggi yang memegang bendera merah putih penutup proses pemakaman, dilakukan langsung oleh Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso, Kapolri Jenderal Pol Sutanto, KSAL Laksaman Sumardjono, dan KSAU Marsekal Madya Subadrio.</font><!--more--></p>
<p><font face="Arial" size="2">Dibanding pemakaman mantan Presiden Soekarno, jelas upacara negara yang diberikan kepada Pak Harto lebih besar. Pemimpin upacara pemakaman Bung Karno di Blitar hanya level menteri, yakni Jenderal Maraden Panggabean yang saat itu menjabat menteri pertahanan dan keamanan.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Pak Harto dimakamkan tepat di sebelah ’rumah’ peristirahatan terakhir istrinya, Ny Tien Soeharto, yang mendahului 12 tahun lalu. Penguasa Orde Baru itu mulai masuk liang lahat pukul 12.15 diiringi tembakan salvo. Prosesi tersebut molor dari wasiat almarhum yang menginginkan masuk liang lahat sebelum pukul 11.00.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Molornya pemakaman itu disebabkan sepanjang jalan iring-iringan disambut masyarakat. Beberapa warga terlihat sawur (melempar) bunga dan uang logam yang merupakan tradisi Jawa untuk melepas jenazah ke liang lahat.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Upacara pemakaman di Astana Giribangun dihadiri hampir seluruh pejabat. Tak hanya SBY yang menjadi inpektur, Wapres Jusuf Kalla juga hadir. Sejumlah mantan pejabat di era Orde Baru yang kini sudah sepuh seperti Bustanul Arifin, Ali Alatas, dan Emil Salim harus bersusah payah dibantu ajudan demi menyaksikan pemakaman bekas atasannya itu. Sejumlah sahabat dari luar negeri, seperti mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad dan PM Timor Leste Xanana Gusmao juga hadir.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">&#8220;Bapak&#8230; Selamat jalan Bapak, doa kami menyertaimu,&#8221; ujar Tutut (Siti Hardiyanti) sembari terisak-isak saat memberi sambutan atas nama keluarga. Adik-adiknya terdiam. Mamiek (Siti Hutami Adiningsih) berkali-kali mengusap air mata. Tommy tertunduk dan terpejam. Sebagian besar pelayat wanita yang memenuhi cungkup menangis.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Putri sulung Pak Harto itu meminta agar rakyat Indonesia memaafkan kesalahan ayahnya. Dia juga mengucapkan terima kasih terhadap perhatian publik dan pemerintah.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Namun, dalam sambutan itu, Tutut tak mengucapkan kelaziman harapan keluarga yang kehilangan orang terdekatnya. Yakni, permintaan kepada masyarakat luas yang mempunyai hubungan piutang dengan almarhum agar diselesaikan dengan keluarga.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">SBY yang berbicara sebelumnya menyebut Soeharto sebagai bapak pembangunan. &#8220;Kita telah kehilangan salah seorang putra terbaik bangsa. Seorang pejuang setia, prajurit sejati, dan seorang negarawan terhormat,&#8221; ujar SBY. Raut mukanya saat menyampaikan amanat terlihat sangat kehilangan. Mata presiden tampak berkaca-kaca dan suaranya bergetar.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Rangkaian prosesi pemakaman ditutup dengan doa. Jawa Pos yang berdiri di samping tim dokter kepresidenan (tiga meter di sebelah kiri presiden) melihat para dokter menitikkan air mata. Dokter Mardjo Soebiandono dan dr Djoko Rahardjo yang berjas hitam dan mengenakan pin kuning dokter kepresidenan mengangkat dua tangan mengamini.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Rombongan perwira tinggi TNI yang berada satu meter di belakang presiden juga tampak khusyuk. Sekjen Departemen Pertahanan Letjen Sjafrie Sjamsoeddin tertunduk dan terpejam. Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Marsekal Muda Sagom Tamboen menangkupkan dua telapak tangannya.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Usai doa, SBY mengawali memberi ucapan belasungkawa. Aktivitas itu diikuti Kalla, panglima TNI, para kepala staf, dan para menteri. Setelah itu, SBY meninggalkan lokasi.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Keluarga memberi kesempatan kepada kerabat dan kenalan untuk masuk area cungkup makam. Makam Soeharto dikelilingi pintu gebyok setinggi tiga meter dan dijaga ketat prajurit Kopassus. Keluarga inti memakai pin kuning emas di dada kanan. Hampir semua mengenakan baju dengan motif hitam-hitam. Saat menerima ucapan, ekspresi anak-anak Soeharto bermacam-macam.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Para pelayat yang tidak dikenal keluarga diperkenankan masuk secara bergiliran selama empat puluh menit. Macam-macam yang dilakukan warga di depan pusara Soeharto. Ada yang berfoto dengan kamera handphone. Ada yang bersimpuh dan mengambil posisi sungkem (menyembah). Kaum ibu rata-rata berebut bunga melati dan mawar yang mengharumkan ruangan. Jawa Pos menyaksikan seorang ibu mengambil satu keranjang bunga dan memasukkan ke tas jinjing besar yang dibawanya.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Suasana sempat tidak tertib karena mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad hendak masuk. Mahathir memang datang setelah jasad Soeharto dikebumikan (sekitar pukul 13.10). Masyarakat yang sedang antre terpaksa mengalah.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Mahathir sempat memeluk Bambang. Di depan pusara sahabatnya, Mahathir terpejam dan berdoa. Lalu Mahathir menunggu dengan duduk di luar cungkup sekitar 15 menit. &#8220;Kehilangan yang besar sekali,&#8221; komentarnya saat ditanya Jawa Pos. Dua tamtama Kopassus dengan sigap mengamankan Mahathir dan mengantarkannya turun.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Tommy Soeharto pulang lebih dulu. Menggandeng putranya, Tommy yang keluar lewat pintu timur cungkup sempat masuk lagi lewat pintu barat. Alasannya, sepatunya dilepas di sisi barat. &#8220;Terima kasih, terima kasih,&#8221; katanya ketika disalami para pelayat yang mengucapkan belasungkawa.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Saat ditanya Jawa Pos, Tommy hanya menoleh dan tidak menjawab. Dengan isyarat Tommy menunjuk ke dalam cungkup, lalu meninggalkan lokasi dengan dikawal prajurit Kopassus.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Pukul 14.05 seluruh keluarga Cendana bersiap meninggalkan cungkup. Mbak Tutut berada di posisi terdepan, disusul putra-putri yang lain. Mereka dipagar betis oleh prajurit Kopassus. Artis Donny Kesuma yang berbaju koko warna biru dan berpeci berinisiatif membuka jalan. &#8220;Tolong buka jalan, tolong Bu,&#8221; katanya.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Acara yang dihadiri ribuan pelayat itu secara resmi berakhir pukul 13.50. Tapi, kerabat dan putra-putrinya baru meninggalkan lokasi pukul 14.10. Lima menit setelah mobil keluarga meninggalkan Giribangun, hujan turun sangat deras.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Tadi malam sebagian putri-putri Soeharto bermalam dan menggelar tahlilan di Dalem Kalitan. Sedangkan Tommy dan cucu Soeharto Ari Sigit langsung pulang ke Cendana. Kerabat dan tim rumah tangga Cendana sebagian menginap di Hotel Lor Inn Solo. &#8220;Saya ke Jakarta, putra-putra juga akan menyusul ke sana,&#8221; kata Ari.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Secara terpisah, Komandan Jenderal Kopassus Mayjen Soenarko mengatakan, prajuritnya masih akan bersiaga di Giribangun. &#8220;Nanti berkoordinasi dengan Korem setempat,&#8221; ujarnya.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Informasi dari seorang prajurit Kopassus yang enggan disebut identitasnya, korps elite Angkatan Darat itu diperintahkan berjaga 24 jam hingga tujuh hari mendatang.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Dari pengamatan Jawa Pos selama prosesi berlangsung, peran Kopassus sangat dominan. Mulai screening tamu, pengamanan ring satu dalam cungkup, hingga pengawalan keluarga Cendana.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Apakah Soeharto diistimewakan? Soenarko menjawab diplomatis. &#8220;Kopassus menjalankan perintah pimpinan sesempurna mungkin. Kami ini prajurit, pantang menolak perintah,&#8221; tegasnya. </font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/cahsant.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/cahsant.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/cahsant.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/cahsant.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/cahsant.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/cahsant.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/cahsant.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/cahsant.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/cahsant.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/cahsant.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/cahsant.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/cahsant.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/cahsant.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/cahsant.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/cahsant.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/cahsant.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cahsant.wordpress.com&amp;blog=2651405&amp;post=6&amp;subd=cahsant&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahsant.wordpress.com/2008/01/29/berita-duka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/614a71cd8c5e37a7af5702b62ddc019d?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">cahsant</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.jawapos.co.id/images/1201543090b" medium="image">
			<media:title type="html">Enam putra-putri Soeharto beserta cucu dan kerabat menabur bunga di peti mati Pak Harto menjelang penimbunan dalam pemakaman di Astana Giribangun, Karanganyar, Jawa Tengah (28/1). </media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sejarah Aku</title>
		<link>http://cahsant.wordpress.com/2008/01/29/sejarah-aku/</link>
		<comments>http://cahsant.wordpress.com/2008/01/29/sejarah-aku/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Jan 2008 02:39:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cahsant</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahsant.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Aku oleh Tuhan YME diciptakan-Nya 10 bulan sebelum Aku menangis untuk pertama kali didunia ini pada 16 Juli 1988. Tepatnya diKecamatan Samarinda Ilir Kota Samarinda Kalimantan Timur. Aku dititipkan oleh-Nya oleh kedua orang tua yang tidak lain merupakan ayah &#38; ibuku.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cahsant.wordpress.com&amp;blog=2651405&amp;post=3&amp;subd=cahsant&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aku oleh Tuhan YME diciptakan-Nya <span id="more-3"></span>10 bulan sebelum Aku menangis untuk pertama kali didunia ini pada 16 Juli 1988. Tepatnya diKecamatan Samarinda Ilir <!--more-->Kota Samarinda Kalimantan Timur. Aku dititipkan oleh-Nya oleh kedua orang tua  yang tidak lain merupakan ayah &amp; ibuku.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/cahsant.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/cahsant.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/cahsant.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/cahsant.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/cahsant.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/cahsant.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/cahsant.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/cahsant.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/cahsant.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/cahsant.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/cahsant.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/cahsant.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/cahsant.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/cahsant.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/cahsant.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/cahsant.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cahsant.wordpress.com&amp;blog=2651405&amp;post=3&amp;subd=cahsant&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahsant.wordpress.com/2008/01/29/sejarah-aku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/614a71cd8c5e37a7af5702b62ddc019d?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">cahsant</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Halo dunia!</title>
		<link>http://cahsant.wordpress.com/2008/01/29/Halo-Dunia/</link>
		<comments>http://cahsant.wordpress.com/2008/01/29/Halo-Dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Jan 2008 01:35:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cahsant</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cahsant.wordpress.com&amp;blog=2651405&amp;post=1&amp;subd=cahsant&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/cahsant.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/cahsant.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/cahsant.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/cahsant.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/cahsant.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/cahsant.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/cahsant.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/cahsant.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/cahsant.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/cahsant.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/cahsant.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/cahsant.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/cahsant.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/cahsant.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/cahsant.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/cahsant.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cahsant.wordpress.com&amp;blog=2651405&amp;post=1&amp;subd=cahsant&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahsant.wordpress.com/2008/01/29/Halo-Dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/614a71cd8c5e37a7af5702b62ddc019d?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">cahsant</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
